News

Pembinaan Pegawai MAN 2 Sleman, Kakanwil: ASN Kementerian Agama Harus Adaptif dan Berfikir Lateral

Sleman (MAN 2 Sleman) – Seluruh guru dan pegawai MAN 2 Sleman mengikuti kegiatan pembinaan bersama Kepala Kantor Kementerian Agama D.I.Y pada hari Sabtu (06/03/21) di resto Gedhang Mas Bantul. Dihadiri langsung oleh Drs. H. Edhi Gunawan, M.Pd.I, H. Sularno selaku ketua komite MAN 2 Sleman, Drs. M. Wahdan Zani selaku kepala MAN 2 Sleman serta Drs. H. Rudi Astomo, S.Pd.I., M.Pd.I selaku pengawas MAN 2 Sleman.

Dalam pengarahannya, Edhi Gunawan menyampaikan 2 hal penting diantaranya tentang karakter sebagai ASN dan pengembangan madrasah. Pertama, ASN di kementerian Agama harus memiliki semangat adaptif yaitu mampu menerima perubahan-perubahan dengan cepat dan beradaptasi dengan mudah dilingkungan yang baru, kedua ASN haru mampu berfikir lateral, dimana setiap menghadapi masalah harus mampu dengan mudah memberikan solusi (ASN Solutif), ketiga, ASN harus memiliki soft kompetensi dan hard kompetensi”.

Ketiga hal tersbut akan membawa dampak positif dalam pengembangan madrasah, karena madrasah memiliki 4 hal penting kaitannya dengan pengembangan madrasah yaitu pertama madrasah memiliki hak otonom (kelonggaran dalam mengembangkan madrasah) walaupun dalam koridor kebijakan nasional, kedua memiliki program pengembangan madrasah, ketiga kurikulum KTSP diperkaya dengan pengembangan dan improvisasi, keempat madrasah mampu membangun jaringan dengan lembaga-lembaga lain”, jelasnya.

Selain acara pembinaan, kegiatan ini juga diisi dengan pisah sambut dan purna tugas guru dan pegawai MAN 2 Sleman. Pisah sambut pengawas Dra. Hj. Charisatuniswah, M.Pd digantikan Drs. H. Rudi Astomo, S.Pd.I., M.Pd.I, purna tugas kepala tata usaha, Sutaya S.E., MM dan guru BK Dra. Isni Lestari, serta pindah tugas Syarif Widayat, S.Pd. selaku guru Ekonomi ditugaskan di MAN 4 Bantul, Drs. Purwosusilo selaku guru PKWU ditugaskan di MAN 2 Bantul, dan Heru Prabowo, S.Pd selaku guru Bahasa Indonesia ditugaskan di MAN 1 Yogyakarta. 

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai protocol keasehatan, dengan tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak 1 meter antar peserta, sebagai upaya dalam pencegahan covid-19. (Qoma)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Lewat ke baris perkakas