Tim Riset MAN 2 Sleman Borong Medali Emas dan Perunggu Di Ajang Internasional

Sleman (MAN 2 Sleman)- Tim riset MAN 2 Sleman berhasil memborong dua medali emas dan dua medali perunggu di ajang kompetisi International Science and Invention Fair (ISIF) 2020 yang dilaksanakan secara virtual pada hari Jum’at (6/11) di Bandung, Indonesia.

Kompetisi ini merupakan event bergengsi bagi siswa-siswi dan juga guru untuk bersaing secara internasional melalui karya berupa penelitian-penelitian yang dilakukan. Peserta di kompetisi inipun sangat banyak, diikuti oleh 30 negara di dunia, antara lain Indonesia, Malaysia, Filipina, Hongkong, Afrika Selatan, Bangladesh, Korea Selatan, Brazil, Uni Emirat Arab, Makau, Kazakhtan, Vietnam, Columbia, Amerika, Argentina, Turkmenistan, Turki, Singapura, India, Thailand, Mexico, Romania, Inggris, Belarusia, Chile, Iran, Bosnia Herzegovina, Equador, Nigeria, Quertorico.

Dengan kegigihan dan antusias yang tinggi dalam mengikuti kompetisi ini, MAN 2 Sleman mengirimkan tiga tim siswa-siswi dan satu tim guru. Siswa-siswi yang berprestasi tersebut yaitu tim satu Taufik Kurniawan, Nashrey Yusro Nur Eko, Akbar Arianto, Kuswantoro, dan Barokah dengan judul “Identification of Important Places and Labelling on Google Maps to Improve Accessibility for The Visually Impaired”. Tim dua Khodijatul Kubro, Nurhaliza, Dwi Amalia, Fionna Febrihardianti, Ferda Laila F, Nabila Naradika Salwa dengan judul “In Vivo Test on The Effectiveness of Pena Garis (Pestisida Ramah Lingkungan dari Garam, Sirih dan Serai---Enviromentally Friendly Pesticides from Salt, Betel and Lemongrass). Tim tiga Mutiara Ika, Tsya Marlina, Caessa Yashila Rahima, Ardina Puspita Wulandari, Azzahra Nasywa Khalisa, Syifa Alifah Ningrum dengan judul “Gedibooks (Google Drive for Difable’s Books): Learning Resources for Students with Disabilities in the Digital Era”.

Tim guru diikuti oleh Ahmad Arif Ma’ruf dan Dian Alqoma dengan judul “An Efforts to Improve Motivation and Writing Skills of Students with Visual Impairments at MAN 2 Sleman Through a Book Writing Project, (An Action Research). Dalam penelitian ini, kami berhasil menerbitkan sebuah buku dengan judul “Tersenyum Dalam Gulita” karya siswa difabel netra MAN 2 Sleman, dan buku ini telah terjual sebanyak 300 eksemplar. Dari penelitian itupun kita berhasil meraih penghargaan IYSA Best Invention and AYIMI Special Award 2020. 

Arif Ma’ruf selaku pembimbing riset MAN 2 Sleman menyampaikan “Madrasah kita merupakan madrasah riset, kami optimis akan memberikan yang terbaik bagi madrasah di kancah internasional, hal ini karena dukungan dan semangat dari madrasah maupun siswa-siswi untuk memberikan hasil yang maksimal di event ini, dan Alhamdulillah hal itu terwujud dan kami berhasil memborong medali emas dan perunggu serta penghargaan the best inventor teachers participants, tuturnya. 

Drs. Muhammad Wahdan Zani selaku Kepala MAN 2 Sleman memberikan apresiasi yang sangat besar bagi siswa-siswi dan juga guru MAN 2 Sleman, “Selamat bagi anak-anakku, kalian sangat luar biasa, terus berkarya dan berinovasi, kami akan selalu mendoakan dan mendukung kalian semua untuk memberikan yang terbaik bagi madrasah, menjadikan MAN 2 Sleman bukan madrasah biasa, madrasah hebat bermartabat”, ujarnya.(Qoma)

Facebook Comments