Sleman (MAN 2 Sleman)- Perasaan haru, bahagia dan bangga yang dalam mengiringi agenda penyerahan kembali murid kepada orang tua di MAN 2 Sleman, (05/05/2026). Dalam kesempatan ini, Diah Andarini Widyastuti Wali dari Rafli Pasha menyampaikan rasa syukur dan terimakasih yang amat mendalam kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 2 Sleman yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan kesabaran dalam mendidik putra-putri mereka.
“Tiga tahun lalu kami menitipkan putra-putri kami di MAN 2 Sleman dan pada hari ini ia mengambil kembali dengan penuh kebanggaan,” ujarnya.
Perjalanan panjang selama tiga tahun terbayarkan dengan momen sakral ini, di mana setiap langkah kecil yang dilakukan selama proses pendidikan telah menuntun anak-anak untuk sampai pada pintu gerbang kesuksesan di masa mendatang.
“Kami sangat bangga dengan pendidikan di MAN 2 Sleman, karena madrasah ini ikut terlibat nyata dalam pembangunan bangsa,” ujar Wali Rafli dalam sambutannya.
Menurutnya, MAN 2 Sleman tidak hanya sekadar madrasah yang menjalankan proses pendidikan, melainkan menjadi salah satu penyumbang piagam penghargaan pemerintah tingkat provinsi dengan peringkat nomor 1 se-Indonesia. Prestasi ini membuktikan komitmen madrasah dalam mencetak generasi unggul.
Di balik kegembiraan mendalam yang dirasakan, Diah menyampaikan cerita menarik tentang Rafli Pasha yang belajar secara otodidak memainkan keyboard dan drum hanya dari tutorial Youtube. Dengan semangat yang tidak pernah surut, Rafli tidak hanya berhasil lulus, namun juga menorehkan serangkaian prestasi yang membanggakan.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada MAN 2 Sleman yang telah berkenan memberikan pendidikan bagi anak-anak kami. Apabila ada kekurangan dan hal-hal yang tidak berkenan di hati, semoga dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” tuturnya dengan nada haru.
Lebih lanjut, beliau mengungkapkan rasa syukurnya karena anak-anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang luar biasa, mandiri dan siap untuk menghadapi masa depan. Dengan bekal pendidikan di madrasah, setiap lulusan diharapkan mampu membawa citra yang baik bagi pribadi dan institusi, sehingga semakin banyak orang yang bisa merasakan manfaat dari MAN 2 Sleman.
“Ini bukan akhir, tapi awal. Jadilah bermanfaat untuk bangsa dan tetap hormat kepada para guru,” pesannya menutup pernyataan.
Pesan tersebut menjadi penutup pidato, di mana momen perpisahan ini menjadi saksi bahwa pendidikan inklusif di MAN 2 Sleman mampu melahirkan anak-anak yang tangguh, berbakat dan siap mengabdi kepada bangsa. (Anwar)
MAN 2 SLEMAN © PORTAL MADRASAH