
Sleman (MAN 2 Sleman) — MAN 2 Sleman menggelar Rapat Koordinasi Pembimbing dan Pembina Ekstrakurikuler pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 2 Sleman tersebut dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh para pembimbing serta pembina berbagai kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan madrasah.
Rapat koordinasi dibuka dengan sambutan Kepala MAN 2 Sleman, Drs. H. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan ekstrakurikuler sebagai salah satu wadah pengembangan potensi dan prestasi murid. Menurutnya, pembinaan ekstrakurikuler yang dilakukan secara terarah dan berkelanjutan dapat memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan bakat, minat, keterampilan, serta meraih berbagai prestasi yang turut mengharumkan nama madrasah.
“Melalui kegiatan ekstrakurikuler, kita berharap potensi murid dapat berkembang secara optimal sehingga mampu meningkatkan prestasi MAN 2 Sleman,” ungkapnya.
Rapat kemudian dipimpin oleh Anik Yuniawati, S.Pd., selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Sleman. Sementara itu, jalannya acara dipandu oleh Budi Aditya W., S.Pd.I., staf Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, selaku pembawa acara.

Rapat dihadiri oleh para pembimbing dan pembina dari berbagai bidang ekstrakurikuler, baik akademik maupun nonakademik. Bidang yang terlibat antara lain Olimpiade Kimia, Olimpiade Geografi, Olimpiade Ekonomi, Olimpiade Biologi, KKB, Bola Voli, Bulu Tangkis, Futsal, Tonti, Tari, IT, Tahfidz Difabel, Boga, OSIS, MPS, serta Tahfidz.
Dalam forum tersebut, para pembimbing dan pembina diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan, saran, evaluasi, serta kebutuhan pembinaan masing-masing ekstrakurikuler. Diskusi berlangsung secara terbuka sebagai upaya menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program ekstrakurikuler.

Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan, pengelolaan kegiatan, serta pendampingan murid. Koordinasi yang baik antara pembimbing, pembina, dan bidang kesiswaan diharapkan dapat menciptakan program ekstrakurikuler yang lebih terarah dan mampu menjawab kebutuhan serta potensi murid.
Melalui rapat koordinasi ini, MAN 2 Sleman berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian integral dari pendidikan di madrasah. Tidak hanya menjadi ruang untuk mengembangkan minat dan bakat, kegiatan ekstrakurikuler diharapkan mampu menjadi sarana pembentukan karakter, penguatan keterampilan, serta pencetak prestasi murid di berbagai bidang. (AQ)