Sleman (MAN 2 Sleman) — Perpustakaan Bahrul Ilmi MAN 2 Sleman turut memeriahkan Hari Kunjung Perpustakaan yang diperingati setiap 14 September dengan menghadirkan kegiatan apresiasi bagi para murid. Mengusung konsep sederhana dan menyenangkan, perpustakaan memberikan gift kepada pengunjung pertama selama empat hari, 14–17 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, setiap hari dipilih dua pengunjung pertama Perpustakaan Bahrul Ilmi untuk mendapatkan kesempatan menerima gift. Dari kegiatan selama empat hari tersebut, terpilih delapan murid, yaitu Firdiana Kian (XII B), Mustika Faustina (XII B), Siti Raihana Nur Kamila (XI D), Yasmin Putri (XII B), Silpi Nabila (XII B), Tubagus Ahmad (XI F), Najwa Haniah (X A), dan Yelita Ega (XII D).

Pemberian gift kepada delapan murid tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026. Agar semakin menarik, hadiah diberikan melalui mekanisme undian. Satu per satu murid diminta mengambil undian yang telah disiapkan. Di dalam undian tersebut tercantum jenis gift yang akan mereka dapatkan.
Setelah membuka undian dan mengetahui hadiah yang diperoleh, para murid kemudian dipersilakan mengambil gift sesuai hasil undian dari keranjang yang telah disediakan. Beragam hadiah yang tersedia membuat suasana pemberian gift berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Kegiatan ini menjadi salah satu cara Perpustakaan Bahrul Ilmi memberikan apresiasi kepada murid sekaligus menciptakan pengalaman yang menyenangkan ketika berkunjung ke perpustakaan. Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga dihadirkan sebagai ruang belajar yang nyaman, ramah, dan dekat dengan murid.

Kepala MAN 2 Sleman, Drs. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., mengapresiasi kegiatan yang digagas Perpustakaan Bahrul Ilmi dalam memeriahkan Hari Kunjung Perpustakaan. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti pemberian gift dapat menjadi bentuk apresiasi sekaligus menumbuhkan ketertarikan murid untuk lebih sering berkunjung dan memanfaatkan perpustakaan.
“Perpustakaan bukan hanya tempat untuk membaca dan meminjam buku, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi murid. Kegiatan-kegiatan kreatif seperti ini diharapkan dapat semakin mendekatkan murid dengan perpustakaan dan membangun budaya literasi di madrasah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Perpustakaan Bahrul Ilmi berharap semangat Hari Kunjung Perpustakaan tidak berhenti pada satu momentum saja, tetapi dapat mendorong semakin banyak murid untuk menjadikan perpustakaan sebagai bagian dari aktivitas belajar, mencari informasi, membaca, dan menemukan inspirasi. (SIL)
