Sleman (MAN 2 Sleman) – Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) MAN 2 Sleman meningkatkan keterampilan menghadapi situasi darurat melalui pembelajaran Alur Komunikasi dalam Pertolongan Pertama, Rabu (7/10/2026). Kegiatan menghadirkan pemateri dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman, Ilham Adi Saputra dan Dimas Ichsan Wicaksono.
Materi pembelajaran menekankan pentingnya komunikasi yang tepat dalam proses pertolongan pertama. Murid PMR belajar memahami bagaimana menyampaikan informasi secara jelas, runtut, dan sesuai kondisi saat menemukan atau menangani situasi darurat.

Selain memperoleh pengetahuan, kegiatan ini memberikan pengalaman kepada murid untuk memahami bahwa pertolongan pertama tidak hanya berkaitan dengan keterampilan memberikan bantuan, tetapi juga kemampuan berkomunikasi dan berkoordinasi. Hal tersebut menjadi bekal agar murid mampu mengambil langkah yang tepat dan tidak panik ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan pertolongan.

Kepala MAN 2 Sleman, Drs. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., mengapresiasi pembelajaran bersama PMI Sleman tersebut. Menurutnya, kegiatan PMR memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi murid sekaligus menumbuhkan kepedulian dan sikap tanggap terhadap lingkungan sekitar.
“Pembelajaran seperti ini penting karena membekali murid dengan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain terampil memberikan pertolongan, murid juga belajar berkomunikasi, berkoordinasi, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, PMR MAN 2 Sleman diharapkan semakin mampu menjadi bagian dari lingkungan madrasah yang tanggap terhadap kondisi darurat. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh juga diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai situasi, baik di madrasah maupun di tengah masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran ekstrakurikuler PMR dalam membentuk murid yang peduli, sigap, dan memiliki keterampilan dasar pertolongan pertama. (SIL)