Sleman (MAN 2 Sleman) – MAN 2 Sleman melaksanakan survei implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Rabu, 21 Oktober 2026, bertempat di Laboratorium Komputer 2 MAN 2 Sleman. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan 33 responden yang dipilih secara acak oleh pusat.
Responden survei terdiri atas tiga guru MAN 2 Sleman dan 30 murid kelas X dan XI. Pemilihan responden secara acak bertujuan untuk memperoleh gambaran dari berbagai unsur warga madrasah mengenai pelaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan pendidikan.
Pelaksanaan survei ini menjadi salah satu upaya untuk menghimpun informasi mengenai implementasi KBC dalam kegiatan pendidikan dan pembelajaran di madrasah. Melalui keterlibatan guru dan murid, data yang diperoleh diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai penerapan nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran serta kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.

Kurikulum Berbasis Cinta menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan penghargaan terhadap sesama dalam pendidikan. Implementasinya diharapkan mampu membangun suasana belajar yang humanis, inklusif, dan mendukung perkembangan karakter murid, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam aspek sosial dan spiritual.
Sebagai madrasah inklusi, MAN 2 Sleman memiliki komitmen untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang menghargai keberagaman dan memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk berkembang sesuai dengan potensi masing-masing. Oleh karena itu, survei ini menjadi bagian penting dalam memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan program pendidikan di madrasah.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hasil survei dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam penguatan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya semakin terintegrasi dalam budaya madrasah dan praktik pembelajaran.
MAN 2 Sleman terus berupaya mendukung penyelenggaraan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, berempati, religius, dan menghargai keberagaman sesuai dengan semangat madrasah inklusi. (AQ)