Sleman (MAN 2 Sleman)- Bertemu reporter madrasah pada Senin (18/02/2026), Guru sekaligus Koordinator Keagamaan MAN 2 Sleman, Hanifah, S.Hum menyampaikan kehadirannya dalam workshop Forum Kerukunan Umat Beragama Daerah Istimewa Yogyakarta (FKUB DIY).
Kehadiran MAN 2 Sleman pada kegiatan workshop yang diselenggarakan oleh FKUB DIY merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat komitmen moderasi beragama dan mempererat kerukunan antarumat di kalangan pelajar yang diikuti pada hari Kamis (12/02/1016) di Kenes Bakpia Resto Bakery, Mlati, Sleman, Yogyakarta.
Hadir sebagai narasumber, H. Sidik Pramono, M.Si (Kabid Dikmad Kanwil Kemenag DIY), Kepala Dinas Dikpora DIY, Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M (Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta). Peserta dari FKUB setiap Kabupaten di Yogyakarta, FPKUB se-Yogyakarta serta perwakilan dari SMA dan MA di DIY.
Workshop tersebut mengangkat tema “FKUB Goes To School; Perluasan dan Kendalanya”. Dalam forum ini, peserta mendapatkan pembekalan materi tentang peran serta lembaga pendidikan terutama guru dalam menanamkan kerukunan di tengah keberagaman, merumuskan strategi konkret serta tantangan implementasi dalam menanamkan semangat toleransi dan kerukunan di satuan pendidikan.
Perwakila MAN 2 Sleman, Hanifah menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam workshop ini merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk terus menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam kegiatan pembelajaran maupun budaya madrasah. “Madrasah memiliki peran penting dalam menanamkan sikap toleran, inklusif, dan cinta tanah air kepada peserta didik. Workshop ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas bagi kami,” ujarnya.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi kelompok dan studi kasus terkait dinamika kehidupan beragama di lingkungan pendidikan. Para peserta diajak merumuskan langkah konkret yang dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.
Melalui partisipasi aktif dalam workshop FKUB DIY ini, MAN 2 Sleman berharap dapat terus menjadi madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi pelopor dalam membangun budaya damai, toleran, dan harmonis di tengah masyarakat. (Qoma)
MAN 2 SLEMAN © PORTAL MADRASAH