Sleman (MAN 2 Sleman)- Selesai kegiatan belajar mengajar, seluruh murid kelas XII berjejer di lobi madrasah, Jum’at (27/02/2026). Tangis haru tak terbendung ketika para murid secara bergantian bersalaman kepada seluruh bapak dan ibu guru serta pegawai MAN 2 Sleman untuk memohon doa restu serta keikhlasan ilmu menjelang pelaksanaan Ujian Madrasah.
Kegiatan ini menjadi momentum spiritual yang sarat makna, sebagai bentuk ikhtiar batin sekaligus penghormatan kepada guru sebelum menghadapi ujian tahap akhir sebelum kelulusan.
Kepala MAN 2 Sleman Drs. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., dalam arahannya menyampaikan bahwa Ujian Madrasah bukan hanya sekadar evaluasi akademik, tetapi juga ujian kejujuran, kedisiplinan, dan akhlak. “Kesuksesan bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kekuatan doa, ridha orang tua, dan keberkahan guru, apalagi di momen bulan suci ramadan ini, doa’doa kita akan dikabulkan,” tuturnya.
Ia juga berpesan agar para murid menjaga integritas selama ujian berlangsung. “Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi madrasah yang unggul dalam prestasi dan santun dalam perilaku,” tambahnya.
Rafi, perwakilan salah satu murid menyampaikan terimakasih atas arahan, bimbingan serta ilmu yang telah diberikan selama tiga tahun belajar di MAN 2 Sleman. “Doa dan ridha dari bapak ibu sangat kami harapkan untuk kesuksesan kami dalam menghadapi ujian madrasah serta langkah kami dalam melanjutkan studi lanjut,” ujarnya dengan suara bergetar.
Momen tersebut menjadi penguat mental dan spiritual bagi seluruh murid kelas XII untuk menghadapi Ujian Madrasah dengan penuh percaya diri, kejujuran, dan tawakal. MAN 2 Sleman berharap seluruh murid dapat meraih hasil terbaik serta lulus dengan prestasi membanggakan, sekaligus membawa nilai-nilai akhlakul karimah dalam setiap langkah kehidupan mereka selanjutnya. (Qoma)
MAN 2 SLEMAN © PORTAL MADRASAH