MAN 2 Sleman – MAN 2 Sleman memberikan dukungan penuh serta doa terbaik kepada murid penyandang disabilitas yang akan berlaga pada Kejuaraan Daerah (KEJURDA) III National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026 dengan dikumpulkan pada hari Jumat (31/7/26) di ruang BK. Mereka akan bertanding pada tanggal 1-9 Agustus 2026 sesuai dengan jadwal masing-masing cabor. Keikutsertaan murid dalam ajang olahraga prestasi ini menjadi wujud nyata semangat madrasah dalam mendukung pengembangan potensi murid tanpa diskriminasi.
Kepala MAN 2 Sleman. Drs. H. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas semangat juang para atlet muda yang telah menjalani berbagai latihan sebagai bekal menghadapi kompetisi. Seluruh keluarga besar madrasah berharap para atlet mampu menampilkan performa terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi madrasah, daerah, dan keluarga.
KEJURDA III NPCI DIY 2026 merupakan single event yang mempertemukan berbagai cabang olahraga dalam satu penyelenggaraan secara bersamaan. Pelaksanaan kejuaraan ini memiliki beberapa tujuan strategis, yaitu sebagai sarana promosi dan degradasi atlet dalam program PELATDA NPCI DIY, meningkatkan efisiensi penyelenggaraan kejuaraan, memperkuat koordinasi antarcabang olahraga, menghadirkan atmosfer kompetisi yang lebih semarak, sekaligus menjadi ajang uji coba pelaksanaan PEPARDA V DIY yang akan diselenggarakan di Kabupaten Kulon Progo.
Bagi MAN 2 Sleman, keikutsertaan murid difabel dalam KEJURDA bukan hanya tentang meraih medali, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan karakter, rasa percaya diri, kemandirian, serta semangat pantang menyerah. Ada enam murid difabel netra yang turut mengikuti ajang tersebut dengan masing-masing cabor tenis meja, atletik, balap sepeda, dan catur.
“Semoga seluruh atlet diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran selama bertanding. Raihlah prestasi terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Kemenangan sejati adalah ketika mampu memberikan usaha terbaik dan menjadi inspirasi bagi banyak orang,” ungkap Sari Dwi Hartiwi, S.S., selaku Koordinator Unit Layanan Disabilitas MAN 2 Sleman.
Melalui partisipasi dalam KEJURDA III NPCI DIY 2026, MAN 2 Sleman berharap para murid semakin termotivasi untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Semangat inklusivitas yang terus dibangun di madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi yang tangguh, berdaya saing, serta mampu menginspirasi masyarakat bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi. (SARIDH)

