Sleman (MAN 2 Sleman) – Mengawali pekan dengan nuansa religius, murid MAN 2 Sleman mengikuti kegiatan Senin Bersinar melalui pengajian kelas, Senin (5/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–07.35 WIB tersebut dilaksanakan secara serentak di kelas masing-masing dengan didampingi wali kelas.
Pengajian kelas merupakan agenda rutin Senin Bersinar yang dirancang tidak hanya untuk memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga melatih keberanian, tanggung jawab, dan keterampilan siswa dalam menjalankan peran di hadapan teman-temannya. Setiap kelas dibagi menjadi beberapa kelompok untuk bertugas sebagai MC, pembaca atau penyampai materi ceramah, pemberi sambutan, serta pembaca doa.
Dalam pelaksanaannya, materi ceramah disampaikan oleh murid dengan tema yang mengarah pada ajakan untuk melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan-pesan keagamaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diwujudkan dalam perilaku nyata, baik dalam berinteraksi dengan teman, menghormati guru, menjaga lingkungan, maupun membiasakan diri melakukan perbuatan positif.
Kepala MAN 2 Sleman, Drs. H. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Senin Bersinar menjadi salah satu upaya madrasah untuk membangun karakter religius sekaligus memberikan ruang kepada siswa untuk belajar bertanggung jawab. “Melalui pengajian kelas ini, kami ingin membiasakan siswa mengawali aktivitas dengan nilai-nilai kebaikan. Anak-anak tidak hanya mendengarkan ceramah, tetapi juga belajar menjadi MC, menyampaikan sambutan, memberikan tausiah, dan memimpin doa. Harapannya, keberanian dan nilai-nilai kebaikan tersebut tumbuh menjadi karakter dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin tersebut, MAN 2 Sleman berupaya menjadikan Senin Bersinar bukan sekadar kegiatan pembuka pekan, tetapi sebagai sarana pembiasaan yang menumbuhkan sikap religius, percaya diri, bertanggung jawab, dan gemar berbuat kebaikan. Dengan demikian, semangat positif yang dibangun sejak awal pekan dapat menjadi bekal murid dalam menjalani proses pembelajaran dan kehidupan di lingkungan madrasah.
