Sleman (15/10/2026) – MAN 2 Sleman menggelar rapat koordinasi persiapan Pelatihan dan Deklarasi Sahabat Inklusi pada Kamis (15/10/2026) di Ruang Wakil Kepala Madrasah. Rapat ini diikuti oleh panitia inti dan koordinator sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan terarah dan optimal.

Rapat koordinasi ini bertujuan menyusun persiapan kegiatan secara matang, menyelaraskan tugas dan tanggung jawab panitia, serta membangun kesepahaman mengenai pentingnya pendidikan inklusif. Melalui pelatihan dan deklarasi tersebut, madrasah ingin meningkatkan pemahaman warga madrasah tentang keberagaman, kesetaraan hak, serta cara memberikan dukungan yang tepat kepada murid penyandang disabilitas.

Kepala MAN 2 Sleman, Drs. H. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan program Sahabat Inklusi merupakan wujud komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua murid.
“Pendidikan inklusif membutuhkan komitmen dan keterlibatan seluruh warga madrasah. Melalui kegiatan ini, kami berharap tumbuh kesadaran untuk saling menghargai, meningkatkan empati, serta memberikan kesempatan yang sama kepada setiap murid untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi,” ungkapnya.
Selain mematangkan aspek teknis pelaksanaan, rapat ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarpanitia dalam menyukseskan kegiatan. Dengan persiapan yang terencana, Pelatihan dan Deklarasi Sahabat Inklusi diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun budaya inklusif yang berkelanjutan di MAN 2 Sleman.
Melalui program ini, MAN 2 Sleman terus berupaya mewujudkan madrasah yang menghargai perbedaan, menjunjung kesetaraan, dan memberikan ruang bagi setiap murid untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. (tik)