Sleman (MAN 2 Sleman)- MAN 2 Sleman kembali memperluas jejaring kemitraan dengan pihak universitas melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada. Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan International Workshop for Educators yang diselenggarakan pada 29–31 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, MAN 2 Sleman diwakili oleh Guru Bimbingan dan Konseling, Auliyatun Nisa, S.Sos.I.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara madrasah dan perguruan tinggi, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan akademik, serta perluasan akses pendidikan bagi guru dan peserta didik.
Salah satu poin penting dalam kerja sama ini adalah terbukanya peluang bagi guru MAN 2 Sleman untuk melanjutkan studi jenjang Magister (S2) maupun Doktor (S3) di FMIPA UGM. Kesempatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi profesional guru sehingga dapat menghadirkan pembelajaran yang semakin inovatif dan berbasis riset.
Selain bagi tenaga pendidik, kerja sama ini juga memberikan manfaat besar bagi peserta didik. FMIPA UGM akan menjadi mitra dalam penyebarluasan informasi mengenai program International Undergraduate Program (IUP) sehingga murid MAN 2 Sleman memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai jalur pendidikan internasional yang tersedia di UGM.
Tidak hanya itu, murid juga memperoleh peluang untuk mengakses program beasiswa S1 ke Taiwan melalui skema double degree yang bekerja sama dengan FMIPA UGM. Program ini membuka kesempatan bagi lulusan MAN 2 Sleman untuk menempuh pendidikan di dua perguruan tinggi sekaligus dan memperoleh pengalaman belajar bertaraf internasional.
Dalam bidang pengembangan akademik, FMIPA UGM juga akan memberikan informasi berbagai program unggulan yang dapat diikuti murid maupun guru, di antaranya Bootcamp Riset FMIPA UGM. Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari 4 malam tersebut memberikan pengalaman langsung melakukan penelitian di laboratorium FMIPA UGM dengan pendampingan para dosen dan peneliti. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terbitnya minimal satu artikel pada jurnal nasional, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengalaman riset, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.
Selain bootcamp, MAN 2 Sleman juga akan memperoleh informasi terkini mengenai berbagai kompetisi, olimpiade, dan agenda akademik yang diselenggarakan UGM, sehingga murid memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan prestasi dan mengukur kemampuan pada tingkat nasional maupun internasional.
Kepala MAN 2 Sleman Drs. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta memperluas akses peserta didik dan guru terhadap pendidikan tinggi berkualitas.
“Kolaborasi dengan FMIPA UGM menjadi momentum penting bagi MAN 2 Sleman untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Kami berharap semakin banyak guru yang melanjutkan studi, semakin banyak murid yang mampu mengakses program internasional, serta semakin terbuka peluang meraih beasiswa dan prestasi melalui berbagai program yang difasilitasi FMIPA UGM,” ungkapnya.
Melalui kemitraan ini, MAN 2 Sleman semakin menegaskan komitmennya sebagai madrasah yang terus membangun jejaring strategis dengan perguruan tinggi, menghadirkan inovasi pendidikan, serta mempersiapkan generasi yang unggul, berdaya saing global, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Qoma)