MAN 2 Sleman- Kemeriahan acara GLOWFESTA kembali menghadirkan kehangatan dan kebersamaan. Salah satu agenda yang paling menarik perhatian adalah lomba pecah balon yang diperuntukkan bagi murid difabel. Lomba ini diselenggarakan pada Hari Pertama GLOWFESTA, Kamis (20/8/2026) dan disambut secara antusias oleh murid difabel.
Para peserta diberdirikan di depan balon-balon berisi air yang tergantung di tiang tempat yang sudah disediakan oleh panitia. Lalu bagi para peserta low vision dipakaikan penutup mata sebelum permainan dimulai. Pemenang ditentukan oleh peserta yang terlebih dahulu memecahkan balon dengan pensil atau pulpen yang sudah tersedia.
Ketua OSIS periode 2025/2026 sekaligus penanggung jawab lomba, Ken Ardhanameswari, menyampaikan bahwa pemilihan jenis lomba tahun ini berangkat dari keinginan untuk menghadirkan hal baru yang sesuai dengan kebutuhan para peserta.
“Kami mencari inovasi baru dari tahun sebelumnya yang melaksanakan lomba pecah air. Lomba pecah balon ini merupakan usulan dan permintaan langsung dari teman-teman difabel sendiri,” jelas Ken.
Ken juga berpesan agar seluruh peserta fokus bersenang-senang dan menjunjung tinggi sportivitas selama gelaran acara berlangsung.
Salah satu peserta lomba pecah balon, Ali kelas XII F mengaku sangat menikmati jalannya perlombaan meskipun harus basah-basahan. Menurutnya kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama.
Pelaksanaan lomba ini juga mendapat apresiasi dari Kepala MAN 2 Sleman, Drs. H. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat dirasakan oleh seluruh siswa tanpa terkecuali. Ia berharap bahwa kegiatan yang mengedepankan nilai inklusi dan kebersamaan dapat terus dikembangkan sehingga setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Melalui ajang ini, rangkaian acara GLOWFESTA diharapkan terus menjadi wadah kreatif yang inklusif, meriah, dan penuh kesan bagi seluruh warga sekolah. Murid-murid MAN 2 Sleman juga diharapkan dapat saling menghargai perbedaan dan juga bahu membahu antar sesama tanpa membedakan apapun. (Naura/Syamila/SARIDH)