Sleman (MAN 2 Sleman) – Kementerian Agama Kabupaten Sleman memfasilitasi pembinaan bagi tiga guru dan tenaga kependidikan (GTK) MAN 2 Sleman yang meraih Juara 1 pada ajang Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (AGTK) Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Smart Room Kemenag Sleman, sebagai persiapan menghadapi kompetisi di tingkat nasional.(26/10/2026)
Ketiga GTK MAN 2 Sleman tersebut adalah Erani Saraswati, S.Pd., peraih Juara 1 Guru Inovatif jenjang MA, Ana Eka Suryati, S.Pd., peraih Juara 1 Guru Dedikatif jenjang MA, serta Chichilia Ika Permata, S.IP., peraih Juara 1 Tenaga Kependidikan (Tendik) Inovatif jenjang MA. Ketiganya terpilih mewakili DIY di tingkat nasional setelah meraih prestasi pada ajang AGTK tingkat Kanwil Kemenag DIY.

Dalam sambutannya, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Dikmad) Kemenag Sleman, Elfa Tsuroyya, S.Ag., M.Pd.I., M.Pd., menyampaikan ucapan selamat kepada para nominator Juara 1 AGTK DIY. Ia mengapresiasi capaian kontingen Kabupaten Sleman yang berhasil meraih 18 juara, dengan 11 di antaranya memperoleh Juara 1. Capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus modal bagi para GTK untuk melangkah ke tingkat nasional.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., turut menyampaikan selamat kepada para juara yang terpilih mewakili DIY di tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga membawa amanah dan tanggung jawab untuk mengharumkan nama DIY.
“Kita ingin mewujudkan madrasah istimewa, dari Sleman untuk DIY dan dari DIY untuk Indonesia. Ikhtiar tidak akan mengkhianati hasil. Manfaatkan momen ini sebaik mungkin karena belum tentu kesempatan yang sama akan datang kembali,” pesannya.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan yang menghadirkan Anik Lestari, S.Pd., M.Pd., peraih Juara 1 Guru Inovatif Nasional Tahun 2025, serta Dra. Ida Usawatun Hasanah, M.Pd., selaku pengawas.
Dalam sesi pembinaan, Anik Lestari berbagi pengalaman ketika mengikuti kompetisi Guru Inovatif hingga berhasil meraih Juara 1 tingkat nasional pada 2025. Pengalaman tersebut menjadi inspirasi bagi para nominator dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional. Peserta memperoleh wawasan untuk mematangkan inovasi, memperkuat bukti dukung, serta menyampaikan praktik baik secara terstruktur dan meyakinkan.
Kehadiran Ida Usawatun Hasanah sebagai pengawas turut melengkapi kegiatan pembinaan bagi para nominator. Arahan dan penguatan dalam kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta memantapkan persiapan serta meningkatkan kesiapan dalam membawa inovasi dan praktik baik ke tingkat nasional.
Kepala MAN 2 Sleman, Drs. H. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas prestasi Erani Saraswati, Ana Eka Suryati, dan Chichilia Ika Permata yang berhasil meraih Juara 1 AGTK tingkat Kanwil Kemenag DIY. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan inovasi, memperkuat dedikasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan madrasah.
Menurutnya, kesempatan mewakili DIY di tingkat nasional merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk menunjukkan praktik baik dan kualitas GTK MAN 2 Sleman. Dukungan serta pembinaan yang diberikan Kemenag Sleman diharapkan semakin memantapkan persiapan ketiganya dalam menghadapi kompetisi nasional.
Melalui pembinaan ini, ketiga GTK MAN 2 Sleman diharapkan mampu membawa pengalaman, inovasi, dan praktik baik dari madrasah di Kabupaten Sleman ke tingkat nasional, sekaligus turut mengharumkan nama DIY. (SIL)