Sleman, 27 Oktober 2026 — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Bapak Nadhif, S.Ag., M.S.I., mengunjungi Unit Layanan Disabilitas (ULD) MAN 2 Sleman pada Selasa (27/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Kakan Kemenag untuk melihat secara langsung wajah baru ULD yang baru saja selesai direnovasi.

Dalam kunjungan tersebut, Kakan Kemenag Sleman tampak antusias meninjau berbagai sudut ruangan ULD. Renovasi yang telah rampung diharapkan dapat menghadirkan suasana yang lebih nyaman, ramah, dan mendukung pelayanan bagi murid penyandang disabilitas di lingkungan madrasah.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala MAN 2 Sleman, Drs. Wiranto Prasetyhadi, M.Pd. Bersama Kepala Tata Usaha, Aini Maslihati, S.E., M.M., Koordinator ULD, Sari Dwi Hartiwi, S.S., dan Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Suratini, S.Pd., Pada kunjungan ini, Kepala Madrasah MAN 2 Sleman mendampingi Kakan Kemenag meninjau fasilitas serta kondisi terbaru ruang layanan disabilitas tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Kakan Kemenag Sleman menyampaikan apresiasinya terhadap upaya MAN 2 Sleman dalam mengembangkan layanan pendidikan inklusif melalui pembenahan fasilitas ULD.
“ULD merupakan bagian penting dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang inklusif. Kami berharap fasilitas yang semakin baik ini dapat memberikan kenyamanan dan mendukung kebutuhan murid penyandang disabilitas agar mereka memperoleh layanan pendidikan yang sesuai,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Sleman, Drs. Wiranto Prasetyhadi, M.Pd., menyampaikan bahwa renovasi ULD merupakan salah satu bentuk komitmen madrasah dalam memperkuat layanan pendidikan inklusif. Menurutnya, keberadaan ULD tidak hanya berkaitan dengan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi wujud kepedulian madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi seluruh murid.
“Kami terus berupaya mengembangkan layanan inklusif di MAN 2 Sleman. Melalui wajah baru ULD ini, kami berharap pelayanan bagi murid penyandang disabilitas semakin optimal sehingga setiap murid mendapatkan kesempatan belajar, berkembang, dan berpartisipasi sesuai dengan potensi masing-masing,” tutur Wiranto.
Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen MAN 2 Sleman dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Dengan dukungan fasilitas yang semakin representatif serta pendampingan dari berbagai pihak, ULD diharapkan mampu menjadi ruang layanan yang mendukung kebutuhan murid sekaligus memperkuat budaya madrasah yang menghargai keberagaman.

Melalui pembenahan ULD, MAN 2 Sleman terus berupaya mewujudkan madrasah yang ramah bagi semua, dengan memberikan ruang bagi setiap murid untuk tumbuh, berkembang, dan meraih prestasi tanpa terkendala perbedaan. (tik)