Sleman, 4 November 2026 — Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar kegiatan FSH Goes to School di MAN 2 Sleman dalam rangka Dies Natalis Fakultas Syariah dan Hukum. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus ruang interaksi bagi murid untuk mengenal lebih dekat dunia hukum dan berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di aula MAN 2 Sleman ini diikuti oleh murid kelas XII. Pemilihan peserta dari kelas akhir tersebut diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan gambaran mengenai pilihan pendidikan tinggi maupun peluang karier setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah. Terlebih, murid kelas XII tengah berada pada tahap menentukan langkah berikutnya, baik melanjutkan studi ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja.
Mengawali kegiatan, Waka Humas MAN 2 Sleman, Suratini, S.Pd., menyampaikan sambutan sekaligus mewakili Kepala MAN 2 Sleman, Drs. Wiranto Prasetyhadi, M.Pd., yang berhalangan hadir karena memiliki agenda lain. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi murid, khususnya dalam memperluas wawasan tentang hukum dan mengenal dunia perguruan tinggi. Menurutnya, kesempatan berinteraksi langsung dengan praktisi hukum menjadi pengalaman berharga yang dapat menambah pengetahuan sekaligus memberikan inspirasi bagi murid dalam menentukan masa depan.

Menghadirkan Tretan Zain, seorang advokat sekaligus penulis buku, kegiatan dikemas dalam bentuk talkshow dan sesi interaktif. Melalui kesempatan tersebut, murid diajak memperluas wawasan mengenai dunia hukum, profesi advokat, serta pentingnya memahami hukum dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sesi diskusi, Tretan Zain berbagi pengalaman dan pengetahuannya sebagai praktisi hukum. Kehadirannya memberikan gambaran kepada murid bahwa hukum bukan sekadar kumpulan aturan, melainkan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat yang berkaitan erat dengan keadilan, tanggung jawab, dan perlindungan hak setiap individu.

Suasana kegiatan semakin hidup melalui sesi interaktif yang memberikan kesempatan kepada murid untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan narasumber. Antusiasme peserta menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bahwa pengetahuan hukum perlu dikenalkan sejak dini agar generasi muda semakin sadar akan hak dan kewajibannya.
Selain talkshow, rangkaian kegiatan juga diisi dengan ice breaking, sosialisasi Fakultas Syariah dan Hukum serta lomba Dies Natalis, simulasi peradilan atau moot court, dan kegiatan Pohon Harapan. Murid juga dapat mengunjungi booth konsultasi hukum dan fakultas yang telah disediakan sebagai sarana memperoleh informasi serta mengenal lebih jauh lingkungan akademik Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga.
Kepala MAN 2 Sleman, Drs. Wiranto Prasetyhadi, M.Pd., meskipun belum dapat menghadiri kegiatan secara langsung karena memiliki agenda lain, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, kegiatan kolaborasi seperti ini memberikan nilai tambah bagi murid karena menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya diperoleh di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman dan wawasan dari para praktisi.

Ia berharap kegiatan FSH Goes to School dapat membuka cakrawala berpikir murid, khususnya dalam memahami pentingnya kesadaran hukum sekaligus mengenal berbagai pilihan pendidikan tinggi dan profesi di bidang hukum. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah juga diharapkan terus terjalin sebagai upaya mendukung pengembangan potensi serta masa depan murid.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Sleman menyambut baik hadirnya ruang belajar kolaboratif yang mempertemukan dunia pendidikan menengah dengan perguruan tinggi dan praktisi profesional. Pengalaman tersebut diharapkan mampu menumbuhkan keberanian berpikir kritis, meningkatkan literasi hukum, serta memberikan inspirasi bagi murid kelas XII dalam menentukan pilihan dan merencanakan masa depan. (tik)