Sleman, 3 November 2026 — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Sleman menerima kunjungan Tim Penilai dalam rangka Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2026, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian kepemimpinan sekaligus memperkuat komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Penilaian dilakukan terhadap Kepala MAN 2 Sleman, Drs. Wiranto Prasetyhadi, M.Pd., oleh tim penilai yang terdiri atas Dr. Girmono, S.Ag., M.A. dan Dra. Hj. Ida Uswatun Hasanah, M.Pd. selaku asesor, serta Hj. Elfa Tsuroyya, S.Ag., M.Pd.I., M.Pd. selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Sleman.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Sleman, Drs. Wiranto Prasetyhadi, M.Pd., menyampaikan bahwa PKKM bukan sekadar agenda penilaian, melainkan kesempatan untuk melihat kembali perjalanan dan perkembangan madrasah selama masa kepemimpinannya.
“Bagi kami, kegiatan ini menjadi ruang refleksi untuk mengetahui sejauh mana program-program madrasah telah berjalan dan memberikan manfaat. Kami tentu masih memiliki banyak hal yang perlu dikembangkan. Oleh karena itu, kami sangat terbuka terhadap masukan, arahan, dan evaluasi dari tim penilai sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas MAN 2 Sleman ke depan,” ungkap Wiranto.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, dan warga madrasah yang telah memberikan dukungan serta bekerja sama dalam mempersiapkan pelaksanaan PKKM. Menurutnya, berbagai capaian madrasah merupakan hasil kerja bersama, bukan semata-mata keberhasilan individu.

“Penilaian ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan untuk melihat kelengkapan administrasi, tetapi juga mencermati bagaimana kompetensi kepala madrasah diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Apa yang sudah baik perlu dipertahankan dan ditingkatkan, sedangkan hal-hal yang masih perlu diperbaiki dapat menjadi bahan tindak lanjut bersama,” tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, PKKM Tahun 2026 mencakup lima aspek standar kompetensi kepala madrasah, yaitu standar kompetensi kepribadian, standar kompetensi sosial, standar kompetensi keprofesionalan, standar kompetensi hasil prestasi, dan standar kompetensi kewirausahaan.
Kelima aspek tersebut menjadi dasar untuk melihat kemampuan kepala madrasah dalam menunjukkan keteladanan, membangun hubungan sosial, menjalankan tugas secara profesional, menghasilkan berbagai capaian prestasi, serta mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam pengelolaan madrasah.
Proses penilaian dilakukan melalui penelaahan dokumen, pemeriksaan bukti pendukung, serta pencermatan terhadap berbagai program dan hasil pelaksanaan kegiatan di MAN 2 Sleman. Berbagai capaian dan inovasi madrasah turut menjadi bagian dari gambaran perkembangan lembaga di bawah kepemimpinan kepala madrasah.

Pemberian buku tersebut menjadi simbol bahwa MAN 2 Sleman tidak hanya berupaya membangun prestasi di bidang akademik dan nonakademik, tetapi juga terus mendorong budaya membaca, menulis, berkarya, dan berbagi pengalaman. Karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas dan potensi warga madrasah mendapatkan ruang untuk tumbuh dan berkembang.

Melalui semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus berkembang, MAN 2 Sleman bertekad meningkatkan mutu layanan pendidikan serta mewujudkan madrasah yang unggul, berprestasi, inklusif, dan berkarakter. (tik)