SLEMAN – Upaya MAN 2 Sleman dalam meningkatkan layanan pendidikan inklusif mendapat perhatian dari Pengawas Madrasah dan Komite Madrasah. Hal tersebut terlihat dalam kunjungan ke Unit Layanan Difabel (ULD) MAN 2 Sleman, Jumat (11/9/2026), untuk meninjau hasil renovasi sekaligus mengevaluasi kebutuhan pengembangan fasilitas.
Pengawas Madrasah, Dra. Hj. Ida Uswatun Hasanah, M.Pd., hadir bersama Kepala Komite MAN 2 Sleman, Drs. H. Suharto, beserta jajaran pengurus komite. Rombongan melihat secara langsung kondisi ruang ULD yang telah direnovasi dan berdiskusi mengenai pemanfaatan fasilitas serta kebutuhan yang masih perlu disempurnakan.

Dalam peninjauan tersebut, sejumlah aspek menjadi perhatian, terutama berkaitan dengan kenyamanan, keamanan, dan aksesibilitas ruang. Berbagai masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan madrasah dalam melengkapi fasilitas ULD sehingga semakin mampu memberikan layanan sesuai kebutuhan peserta didik penyandang disabilitas.
Dra. Hj. Ida Uswatun Hasanah, M.Pd. menilai renovasi ULD merupakan langkah yang baik dalam memperkuat penyelenggaraan pendidikan inklusif di madrasah. Namun, menurutnya, pengembangan layanan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar fasilitas yang tersedia benar-benar dapat menunjang kebutuhan peserta didik.
“ULD ini merupakan bagian penting dalam mendukung layanan pendidikan yang inklusif. Setelah direnovasi, masih diperlukan penyempurnaan dan penambahan beberapa fasilitas agar semakin sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Komite MAN 2 Sleman, Drs. H. Suharto. Ia berharap ULD tidak berhenti pada pembenahan ruang, tetapi terus dikembangkan melalui sinergi antara madrasah, komite, dan pihak-pihak terkait.
“Kami mengapresiasi renovasi ULD ini. Semoga fasilitas yang ada dapat terus dilengkapi sehingga memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi peserta didik yang membutuhkan layanan khusus,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Sleman, Drs. H. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., menyampaikan bahwa pengembangan ULD menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam menciptakan layanan pendidikan yang ramah dan inklusif. Ia juga menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan dalam kunjungan tersebut.
“Renovasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen MAN 2 Sleman untuk menghadirkan layanan pendidikan yang ramah dan inklusif. Kami akan terus menindaklanjuti berbagai masukan agar fasilitas ULD semakin lengkap dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik,” jelasnya.
Melalui kunjungan dan evaluasi tersebut, MAN 2 Sleman terus mendorong penguatan ULD sebagai ruang pendukung layanan bagi peserta didik penyandang disabilitas. Kolaborasi antara madrasah, pengawas, komite, dan berbagai pihak diharapkan mampu mewujudkan lingkungan belajar yang semakin nyaman, aman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik. (tiq)