MAN 2 Sleman- MAN 2 Sleman melalui Unit Layanan Disabilitas (ULD) menyelenggarakan kegiatan asesmen psikologi bagi murid disabilitas pada hari Jumat (24/7/26) di ruang BK. Asesmen tersebut sebagai upaya memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik setiap murid. Kegiatan yang diikuti oleh 10 murid ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen madrasah dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan memberikan akomodasi yang layak bagi seluruh murid.
Asesmen psikologi bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi, kemampuan, hambatan belajar, karakteristik, serta kebutuhan khusus yang dimiliki oleh setiap murid. Melalui asesmen ini, diharapkan guru dan tenaga kependidikan dapat menyusun strategi pembelajaran yang lebih tepat, efektif, dan sesuai dengan profil belajar masing-masing murid.
Selama pelaksanaan asesmen, peserta mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh tenaga profesional di bidang psikologi secara satu persatu. Aspek yang dikaji meliputi kemampuan kognitif, konsentrasi, komunikasi, perilaku, interaksi sosial, kemampuan adaptasi, serta potensi yang dapat dikembangkan. Hasil asesmen nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi pembelajaran, penyesuaian metode pembelajaran, bentuk asesmen, serta layanan pendampingan yang diperlukan di lingkungan madrasah.
Koordinator Unit Layanan Disabilitas MAN 2 Sleman, Sari Dwi Hartiwi, S.S., menyampaikan bahwa setiap murid memiliki karakteristik dan kebutuhan belajar yang berbeda. “Layanan pendidikan tidak dapat disamaratakan, tetapi perlu disesuaikan dengan hasil identifikasi dan asesmen yang komprehensif.”
Kepala MAN 2 Sleman, Drs. H. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., menyampaikan bahwa melalui asesmen psikologi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap murid memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Hasil asesmen akan menjadi acuan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih adaptif sehingga murid dapat berkembang secara optimal. (SARIDH)
