Sleman (MAN 2 Sleman) – Perpustakaan Bahrul Ilmi MAN 2 Sleman kembali dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran bagi murid. Pada 11–12 Agustus 2026, perpustakaan menjadi tempat pelaksanaan ulangan lisan mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial bagi murid kelas XF dan XD.
Ulangan lisan tersebut dilaksanakan oleh guru mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial, Annik Qurniawati, S.Pd., dengan materi pengenalan koding. Melalui ulangan secara lisan, murid diberikan kesempatan untuk menjelaskan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari secara langsung.
“Ulangan lisan ini menjadi salah satu cara untuk mengetahui sejauh mana pemahaman murid terhadap materi pengenalan koding. Mereka tidak hanya memahami konsep, tetapi juga belajar menyampaikan kembali apa yang telah dipelajari,” ujar Annik Qurniawati.

Pelaksanaan ulangan di perpustakaan memberikan suasana berbeda dalam proses evaluasi pembelajaran. Ruang perpustakaan yang mendukung kegiatan belajar dimanfaatkan sebagai tempat yang nyaman bagi murid untuk mengikuti ulangan secara bergantian.
Kepala MAN 2 Sleman, Drs. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., menegaskan bahwa perpustakaan harus terus dikembangkan sebagai pusat pembelajaran yang terbuka dan dinamis. Menurutnya, perpustakaan tidak semestinya hanya menjadi tempat penyimpanan dan peminjaman koleksi, tetapi juga harus mampu menjadi ruang yang mendukung berbagai aktivitas pembelajaran, pengembangan kompetensi, serta kreativitas murid.
“Kami ingin Perpustakaan Bahrul Ilmi benar-benar menjadi pusat pembelajaran di madrasah. Berbagai kegiatan akademik, termasuk ulangan, diskusi, literasi, dan kegiatan pengembangan keterampilan, dapat memanfaatkan perpustakaan sehingga keberadaannya semakin dekat dengan proses belajar murid,” tegasnya.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa Perpustakaan Bahrul Ilmi MAN 2 Sleman tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga menjadi ruang yang aktif mendukung proses pembelajaran dan berbagai kegiatan akademik di madrasah. (SIL)