Sleman (MAN 2 Sleman) – Persiapan menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) dan Kompetisi Sains Terbesar (KSR) terus dimatangkan oleh murid MAN 2 Sleman. Tidak hanya melalui latihan dan pendampingan, persiapan juga didukung dengan pemanfaatan berbagai sumber referensi yang tersedia di Perpustakaan Bahrul Ilmi MAN 2 Sleman. (28/08/2026)
Tiga murid yang tengah mempersiapkan diri tersebut yaitu Anisa Cinta kelas XI B untuk bidang Fisika, Aurelia Salsabila kelas XI A untuk bidang Geografi, dan Alexandria Chika kelas XI A untuk bidang Fisika. Ketiganya akan mengikuti OMI pada awal September, sementara KSR dijadwalkan pada 27 September 2026.

Pada pekan ini, ketiga murid melakukan persiapan secara mandiri dengan memanfaatkan koleksi Perpustakaan Bahrul Ilmi sebagai sumber belajar. Mereka mencari berbagai referensi yang relevan dengan bidang lomba masing-masing, membaca, mencatat informasi penting, serta menggunakan bahan bacaan tersebut untuk mendukung latihan.
Pemanfaatan perpustakaan menjadi bagian penting dalam proses persiapan karena murid tidak hanya berlatih dari soal, tetapi juga didorong untuk aktif mencari dan memperluas sumber pengetahuan. Perpustakaan Bahrul Ilmi pun berupaya menyediakan dan mengarahkan murid pada sumber referensi yang dapat mendukung kebutuhan belajar mereka.
“Kami siap mendukung persiapan murid menghadapi berbagai kompetisi dengan menyediakan sumber referensi yang dapat mereka manfaatkan. Harapannya, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang belajar dan sumber informasi yang membantu murid mencapai prestasi,” ujar Kepala Perpustakaan Bahrul Ilmi MAN 2 Sleman, Nurul Latifah Fauziyah, S.Pd.

Selain memanfaatkan referensi perpustakaan, pada pekan ini murid juga mendapatkan pendampingan dari mahasiswa PK UNY. Pendampingan tersebut membantu mengarahkan proses belajar dan latihan sesuai bidang yang akan diikuti.
Memasuki pekan depan, persiapan akan ditingkatkan melalui karantina bimbingan dengan fokus utama menghadapi OMI. Latihan intensif akan dilakukan untuk memperkuat penguasaan materi, kemampuan menyelesaikan soal, serta kesiapan menghadapi kompetisi.

Kepala MAN 2 Sleman, Drs. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung persiapan murid. Menurutnya, dukungan fasilitas madrasah, pendampingan, dan kemauan murid untuk belajar secara mandiri menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan menghadapi kompetisi.
“Madrasah memberikan ruang seluas-luasnya bagi murid untuk berkembang dan berprestasi. Pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar menunjukkan bahwa fasilitas yang ada dapat dioptimalkan untuk mendukung persiapan kompetisi,” ungkapnya.
Melalui dukungan Perpustakaan Bahrul Ilmi, pendampingan mahasiswa PK UNY, latihan mandiri, serta bimbingan intensif, MAN 2 Sleman terus mengupayakan persiapan terbaik bagi murid. Perpustakaan Bahrul Ilmi pun siap menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam menyukseskan langkah murid menuju OMI dan KSR.(SIL)